Kisah Traveller Superkamp : Cerita Komunitas Lintas Negara
Berada di SuperKamp membuatku merasa Bahagia. Berkumpul bersama teman-teman lintas regional dan bahkan lintas negara membuatku merasakan betapa luasnya dunia ini. Seperti pekan lalu, saat menyimak cerita luar biasa dari salah satu Guide di SuperKamp, yaitu Mbak Halida. Mbak Halida Umi Balkis adalah seorang member Ibu Profesional yang saat ini tinggal di Braunschweig, Jerman, bersama suami dan putrinya. Beliau tinggal disana sejak Maret 2020 untuk menemani dan mendampingi suaminya yang melanjutkan studi di Jerman.
Mendengar cerita dan pengalaman Mbak Halida, keinginanku untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri semakin melambung. Penasaran rasanya ingin merasakan salju asli yang turun ke muka bumi. Meskipun kemampuan Bahasa inggrisku masih pas-pasan, namun untaian do’a tak pernah putus kupanjatkan, berharap suatu saat nanti salah satu mimpiku ini bisa terwujud. Aamiin..
Berada di negara orang lain memang terlihat mengasyikkan, meskipun pada kenyataannya bisa jadi tak semudah dan tak seasyik yang dibayangkan. Itulah juga yang bisa aku tangkap dari cerita Mbak Halida. Namanya hidup, tentu akan memiliki dinamika nya masing-masing, entah itu hidup di negeri sendiri maupun di negeri orang. Kita akan selalu dihadapkan pada dua sisi kehidupan, suka atau tidak suka, baik atau buruk, senang atau sedih, dan sisi-sisi lainnya.
Tinggal di tempat kelahiran ataupun merantau, tentu ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kita memiliki kesempatan untuk bertemu dengan lebih banyak orang dari latar belakang yang berbeda, mulai dari adat, budaya, agama, kebiasaan, Bahasa, dan perbedaan lainnya. Hal tersebut tentu bisa membuat kita menjadi lebih kaya. Kaya dengan pengalaman dan pengetahuan yang bisa membuat kita lebih Bahagia. Namun, jika kita tak pandai mengelola diri, apa yang kita hadapi saat tinggal di luar negeri bisa menjadi tantangan yang berat untuk dihadapi. Oleh karena itu, hal yang terpenting adalah bagaimana kita bisa survive dan mampu bersyukur dimanapun kita berada. Dengan adanya rasa syukur, tantangan seberat apapun insya Allah akan bisa dinikmati dan dilalui dengan bahagia.
Ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa aku dapatkan dari ‘perjalanan’ kali ini. Salah satunya adalah tentang rasa syukur. Ya, salah satu kunci kebahagiaan adalah rasa syukur. Bersyukur dimanapun kita berada, agar kita mampu memaksimalkan kesempatan yang ada dan menjalaninya dengan Bahagia.
Komentar
Posting Komentar