November Review (2) : Hadiah
Hadiah biasanya selalu identik dengan sebuah pencapaian. Ketika kita berhasil meraih suatu hal, kita mendapatkan hadiah. Ketika kita berada di momen tertentu, kita diberi hadiah.
Pada saat-saat tertentu kita merasa diberikan hadiah, tanpa kita sadari bahwa hadiah itu sejatinya selalu hadir dalam hidup kita. Kita bisa bangun kembali dari tidur pun, itu adalah hadiah terbesar dari Allah SWT. Belum lagi hadiah-hadiah lainnya yang sering lalai kita syukuri.
Dan di bulan ini, rasa syukur saya semakin berlipat. Betapa Maha Baik Nya Allah, yang telah memberikan begitu banyak hadiah dalam kehidupan saya. Selain nikmat kehidupan dan kesehatan yang telah Allah berikan, keberadaan orang-orang terdekat menjadi hadiah yang tak ternilai.
Saya begitu bersyukur terlahir dari sosok Bapak dan Ibu. Mereka mungkin bukan sosok orangtua yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah. Namun di balik ketidaksempurnaan mereka, ada banyak pelajaran dan hikmah yang saya peroleh. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan dan kebahagiaan kepada Ibu, yang masih tetap tegak berdiri meski sudah tak ada Bapak disampingnya. Semoga Bapak mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan semoga kelak kita semua dapat berkumpul kembali di syurgaNya. Aamiin..
Setelah Bapak pergi, Allah telah menyiapkan sosok pengganti Bapak bagi saya. Dialah laki-laki yang sudah 12 tahun ini menjadi suami saya. Bagi saya, dia bukan hanya suami, tapi juga sahabat, kakak, mentor, dan partner di segala cuaca. Segala kebaikannya tak akan cukup untuk saya jabarkan disini. Namun salah satu hal yang membuat saya sangat bersyukur, adalah dengan kelapangan hatinya untuk tinggal bersama Ibu. Saya tahu bahwa tinggal bersama mertua bukanlah hal yang mudah. Banyak orang di luar sana mengatakan itu. Namun sampai saat ini dia mampu bertahan dan membuat semuanya baik-baik saja. Terima kasih suami.. semoga Allah SWT selalu memberkahi keluarga kita. Aamiin..
Dan anak-anak.. tentu mereka adalah hadiah yang luar biasa. Kehadiran mereka semakin melengkapi hidup saya. Mereka adalah separuh jiwa yang selalu bisa menjadi sahabat, teman main, teman curhat, teman berantem, dan guru terbaik saya. Maafkan Mama karena belum bisa menjadi Mama terbaik bagi kalian ya, anak-anak.. Semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Aamiin..
Pada saat-saat tertentu kita merasa diberikan hadiah, tanpa kita sadari bahwa hadiah itu sejatinya selalu hadir dalam hidup kita. Kita bisa bangun kembali dari tidur pun, itu adalah hadiah terbesar dari Allah SWT. Belum lagi hadiah-hadiah lainnya yang sering lalai kita syukuri.
Dan di bulan ini, rasa syukur saya semakin berlipat. Betapa Maha Baik Nya Allah, yang telah memberikan begitu banyak hadiah dalam kehidupan saya. Selain nikmat kehidupan dan kesehatan yang telah Allah berikan, keberadaan orang-orang terdekat menjadi hadiah yang tak ternilai.
Saya begitu bersyukur terlahir dari sosok Bapak dan Ibu. Mereka mungkin bukan sosok orangtua yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah. Namun di balik ketidaksempurnaan mereka, ada banyak pelajaran dan hikmah yang saya peroleh. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan dan kebahagiaan kepada Ibu, yang masih tetap tegak berdiri meski sudah tak ada Bapak disampingnya. Semoga Bapak mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan semoga kelak kita semua dapat berkumpul kembali di syurgaNya. Aamiin..
Setelah Bapak pergi, Allah telah menyiapkan sosok pengganti Bapak bagi saya. Dialah laki-laki yang sudah 12 tahun ini menjadi suami saya. Bagi saya, dia bukan hanya suami, tapi juga sahabat, kakak, mentor, dan partner di segala cuaca. Segala kebaikannya tak akan cukup untuk saya jabarkan disini. Namun salah satu hal yang membuat saya sangat bersyukur, adalah dengan kelapangan hatinya untuk tinggal bersama Ibu. Saya tahu bahwa tinggal bersama mertua bukanlah hal yang mudah. Banyak orang di luar sana mengatakan itu. Namun sampai saat ini dia mampu bertahan dan membuat semuanya baik-baik saja. Terima kasih suami.. semoga Allah SWT selalu memberkahi keluarga kita. Aamiin..
Dan anak-anak.. tentu mereka adalah hadiah yang luar biasa. Kehadiran mereka semakin melengkapi hidup saya. Mereka adalah separuh jiwa yang selalu bisa menjadi sahabat, teman main, teman curhat, teman berantem, dan guru terbaik saya. Maafkan Mama karena belum bisa menjadi Mama terbaik bagi kalian ya, anak-anak.. Semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Aamiin..
Komentar
Posting Komentar