Resume Pelatihan Great Parenting For Teacher (Part 2)

Pada hari Sabtu, 31 Oktober 2020, saya mengikuti pelatihan Great Parenting for Teacher bersama Ustadzah Yuyun Yulipah. Tema pelatihan hari ini adalah "mengenal diri dan anak/anak didik".

Pada awal pertemuan, masing-masing peserta mengisi lembar tes kepribadian. Hasil tes tersebut nantinya akan menunjukkan tipe kepribadian masing-masing pribadi.

Ada empat tipe kepribadian yang mencerminkan seseorang, diantaranya:
1. Sanguinis
Tipe ini biasanya suka bicara, secara fisik memegang pendengar, emosional, dan demonstratif. Antusias, ekspresif, ceria, dan penuh rasa ingin tahu.
2. Koleris
Pribadi koleris senang memimpin, membuat keputusan, dinamis, dan aktif. Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan. Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran maupun target.
3. Melankolis
Tipe ini memiliki kepribadian analitis, mendalam, dan penuh pikiran. Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal. Artistik, musikal, dan kreatif, sensitif, mau mengorbankan diri dan idealis. Memiliki standar tinggi dan perfeksionis.
4. Plegmatis
Kepribadian plegmatis adalah orang yang mudah bergaul, santai, tenang, dan teguh. Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik. Tidak banyak bicara tetapi cenderung bijaksana. Penengah masalah yang baik dan cenderung berusaha menemukan cara termudah.

Kepribadian seseorang salah satunya dipengaruhi oleh pola mental yang terbentuk di dalam diri masing-masing.  Ada empat hal yang mempengaruhi proses pembentukan pola mental, yaitu:
1. Proses belajar
Proses belajar terjadi dalam tiga tempat, yaitu proses belajar dalam rahim, dalam asuhan, dan dalam kelas atau sekolah. Proses belajar di dalam rahim juga memiliki kurikulum terprogram dan kurikulum diprogram.
 
2. Pembiasaan
3. Pelatihan
4. Adaptasi

Selain mengenal kepribadian, di pelatihan ini juga kita belajar mengenali gaya belajar. Ada 3 gaya belajar yang dibahas kali ini, yaitu:
1. Visual, yaitu gaya belajar dengan cara melihat
2. Auditorial, yaitu gaya belajar dengan cara mendengar
3. Kinestetik, yaitu gaya belajar dengan cara bergerak dan memegang atau praktik.

Beberapa hal yang mempengaruhi perilaku diantaranya adalah:
1. Trauma, yaitu respon emosi yang intens saat peristiwa terjadi.
2. Masa kecil yang belum terselesaikan (inner child)
3. Pola asuh

Perubahan perilaku itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, yaitu:
1. Komunikasi, terdiri dari komunikasi verbal dan non verbal.
2. Pengisian tanki yang cukup
3. Perbaikan gardu (orangtua kandung/asuh/sambung)
4. Doa hati


Komentar

Postingan Populer