Tentang Sebuah Episode
Awal tahun 2020, akhirnya saya memaksakan diri untuk 'menulis'. Ya, saya harus memaksakan diri karena memang kemampuan menulis saya tidak pernah dibangun dan diasah. Alhasil, saya membutuhkan usaha yang sangat keras untuk melakukannya.
Salah satu usaha yang saya lakukan untuk membangun kemampuan menulis adalah dengan membuat blog pribadi. Melalui blog ini, saya mencurahkan segala rasa, pikiran, ataupun curahan hati saya dengan bebas. Bagi penulis pemula yang amatiran seperti saya, merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat dan menyusun kalimat menjadi sebuah paragraf saja sudah begitu luarrr biasa!. Maka saya tak terlalu repot dan terbebani dengan kaidah-kaidah penulisan, ejaan, metode ataupun teori-teori lainnya tentang penulisan.
Content atau isi dari tulisan-tulisan saya pun bervariasi. Saya berusaha untuk tidak membatasi diri, dan mencoba menulis sesuai dengan keinginan dan kemampuan. Namun sepertinya pada tahap awal menulis ini, saya lebih nyaman untuk menuliskan tentang diri sendiri dan menuliskan sesuatu berdasarkan sudut pandang pribadi. Oleh karena itu, isi blog saya hampir semuanya masih tentang 'saya'.
Blog ini saya namakan "Sebuah Episode", karena di dalamnya berisi tulisan-tulisan hasil pemikiran saya yang sedang menjalani episode kehidupan yang telah diskenariokan oleh Sang Maha Pengatur. Saat ini, baru ada empat klasifikasi tulisan yang saya buat, yaitu History of My Life, Pengalaman Hidup, Recalling, dan Sharing.
Dalam tema 'History of My Life' (HML) , saya menuliskan beberapa rentetan peristiwa bersejarah dalam hidup. Sementara dalam tema 'Pengalaman Hidup', saya menuliskan kejadian-kejadian atau pengalaman yang pernah saya alami. Berbeda dengan tulisan-tulisan bertema HML yang berkesinambungan, tulisan-tulisan di tema Pengalaman Hidup ini lebih mandiri dan tidak berkesinambungan.
Selain menceritakan kisah sejarah dan pengalaman hidup saya pribadi, saya juga membuat tema lain seperti Recalling dan Sharing. Sesuai dengan makna katanya, dalam tema 'Recalling', saya menceritakan kembali suatu hal yang saya dapatkan sebelumnya. Misalnya ketika saya sudah mengikuti kajian, kulwap, seminar, atau kegiatan lainnya, saya akan menceritakan kembali materi yang telah saya dapatkan. Selain untuk menebalkan myelin dan menguatkan kembali ingatan saya tentang materinya, mudah-mudahan tulisannya bisa bermanfaat juga untuk orang lain yang membacanya.
Dalam tema berikutnya, yaitu 'Sharing', saya membuat tulisan-tulisan mengenai pendapat saya mengenai suatu hal atau topik tertentu. Namanya pendapat tentu saja merupakan hasil pemikiran dan sudut pandang pribadi, yang bisa saja dikuatkan dengan sumber-sumber lainnya yang kompatibel. Jadi ada kalanya saya menyelipkan kutipan-kutipan atau referensi dari berbagai sumber untuk memperjelas informasi ataupun menguatkan pendapat pribadi.
Sampai saat ini, itulah yang baru bisa saya tulis. Bukannya saya tidak ingin mencoba untuk menulis cerpen, cerbung, atau bentuk tulisan lainnya, namun memang saya masih sering mandeg ketika mencoba melakukannya. Proses belajar menulis ini ibarat sebuah metamorfosis seekor kupu-kupu. Perlu waktu, kesempatan, dan perjuangan untuk bisa keluar dari kepompong, menjadi seekor ulat, lalu berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Dengan menulis, saya berharap bisa lebih produktif dalam mengasah kemampuan yang saya miliki. Menulis menjadi media bagi saya untuk menuangkan seluruh ide, perasaan, pemikiran, serta pendapat. Dan semoga tulisan-tulisan saya bukan hanya memberikan manfaat bagi diri pribadi, tapi juga bermanfaat dan menginspirasi bagi pembacanya. Ganbatte!💪💕
Komentar
Posting Komentar