Lock Down
Tahun 2020 nampaknya akan menjadi catatan sejarah yang luar biasa bagiku. Setelah melewati beberapa rangkaian episode yang cukup mengejutkan di awal tahun ini, aku mengalami kejadian baru yang cukup menyita perhatianku.
Lock Down.
Istilah itu baru pertama kali aku dengar akhir-akhir ini, saat Negeriku yang tercinta tengah berperang melawan Covid-19. Corona Virus Disease (COVID-19) yang pertama kali menyerang Wuhan (China) ini ternyata juga menyerang Indonesia.
Sampai saat ini, sudah ratusan lebih masyarakat Indonesia yang menjadi korvan keganasan virus ini. Di Tasikmalaya sendiri, sudah ada 6 orang yang dinyatakan positif, dan ratusan lainnya dalam pengawasan. Kejadian inilah yang akhirnya membuat beberapa wilayah, termasuk kota tempat tinggalku, memberlakukan lock down.
Masyarakat diminta untuk tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Sekolah-sekolah diliburkan sudah sejak dua minggu yang lalu, dan beberapa tempat umum pun ditutup sementara. Bahkan mulai besok, seluruh akses dari maupun ke luar kota Tasikmalaya akan diawasi dan ditutup, untuk mencegah keluar masuknya orang dari daerah zona merah. Angkutan umum akan diberhentikan sementara, kantor-kantor dan pusat perbelanjaan pun ditutup untuk jangka waktu yang belum pasti. Semua itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan virus Corona yang memang sangat cepat sekali penyebarannya.
Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiun..
Aku tak percaya bisa mengalami kejadian seperti ini. Berbagai perasaan muncul bercampur aduk di dalam benakku. Takut, sedih, waspada, waswas, kaget, dan perasaan lainnya kadang datang menghantui. Tapi segera aku tepis karena aku harus tetap berpikir positif, tidak panik, dan menghilangkan kecemasan yang berlebihan.
Di samping ikhtiar dengan lock down dan menerapkan perilaku hidup sehat, menjaga imunitas adalah salah satu kunci penting dalam melawan virus ini. Dan salah satu cara untuk menjaga imunitas adalah dengan menjaga hati dan pikiran agar tetap bahagia. Karena dengan bahagia, tubuh akan menghasilkan hormon yang bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita.
Aku yakin segala hal yang terjadi di dunia ini telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Virus ini pun sama-sama makhluk ciptaan Allah. Maka di balik segala ikhtiar yang kita lakukan, jadikanlah Allah SWT sebagai satu-satunya penolong. Semoga ujian ini segera berlalu, dan semoga kita semua mendapatkan perlindungan dari segala hal yang membahayakan. Aamiin..
Lock Down.
Istilah itu baru pertama kali aku dengar akhir-akhir ini, saat Negeriku yang tercinta tengah berperang melawan Covid-19. Corona Virus Disease (COVID-19) yang pertama kali menyerang Wuhan (China) ini ternyata juga menyerang Indonesia.
Sampai saat ini, sudah ratusan lebih masyarakat Indonesia yang menjadi korvan keganasan virus ini. Di Tasikmalaya sendiri, sudah ada 6 orang yang dinyatakan positif, dan ratusan lainnya dalam pengawasan. Kejadian inilah yang akhirnya membuat beberapa wilayah, termasuk kota tempat tinggalku, memberlakukan lock down.
Masyarakat diminta untuk tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Sekolah-sekolah diliburkan sudah sejak dua minggu yang lalu, dan beberapa tempat umum pun ditutup sementara. Bahkan mulai besok, seluruh akses dari maupun ke luar kota Tasikmalaya akan diawasi dan ditutup, untuk mencegah keluar masuknya orang dari daerah zona merah. Angkutan umum akan diberhentikan sementara, kantor-kantor dan pusat perbelanjaan pun ditutup untuk jangka waktu yang belum pasti. Semua itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan virus Corona yang memang sangat cepat sekali penyebarannya.
Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiun..
Aku tak percaya bisa mengalami kejadian seperti ini. Berbagai perasaan muncul bercampur aduk di dalam benakku. Takut, sedih, waspada, waswas, kaget, dan perasaan lainnya kadang datang menghantui. Tapi segera aku tepis karena aku harus tetap berpikir positif, tidak panik, dan menghilangkan kecemasan yang berlebihan.
Di samping ikhtiar dengan lock down dan menerapkan perilaku hidup sehat, menjaga imunitas adalah salah satu kunci penting dalam melawan virus ini. Dan salah satu cara untuk menjaga imunitas adalah dengan menjaga hati dan pikiran agar tetap bahagia. Karena dengan bahagia, tubuh akan menghasilkan hormon yang bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita.
Aku yakin segala hal yang terjadi di dunia ini telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Virus ini pun sama-sama makhluk ciptaan Allah. Maka di balik segala ikhtiar yang kita lakukan, jadikanlah Allah SWT sebagai satu-satunya penolong. Semoga ujian ini segera berlalu, dan semoga kita semua mendapatkan perlindungan dari segala hal yang membahayakan. Aamiin..
Komentar
Posting Komentar